4.IPS

Pendidikan IPS adalah penyederhanaan atau adaptasi dari disiplin ilmu-ilmu sosial dan humaniora, serta kegiatan dasar manusia yang diorganisasikan dan disajikan secara ilmiah dan pedagogik/psikologis untuk tujuan pendidikan.[1]

Definisi tersebut berlaku untuk pendidikan dasar dan menengah. Sedangkan untuk perguruan tinggi atau Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK), Somantri menggunakan kata seleksi.

Adanya kedua definisi tersebut, berimplikasi bahwa Pendidikan IPS dapat dibedakan menjadi “Pendidikan IPS sebagai mata pelajaran” dan “Pendidikan IPS sebagai kajian akademik”.

Pendidikan IPS sebagai mata pelajaran diterapkan dalam kurikulum di sekolah mulai jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas/Kejuruan (SMA/SMK). Pendidikan IPS di jenjang persekolahan erat kaitannya dengan disiplin ilmu sosial yang terintegrasi dengan pengetahuan lain yang dikemas secara ilmiah dan pedagogis untuk kepentingan pembelajaran.

Sejak tahun 1970-an, Istilah Ilmu Pengetahuan Sosial mulai dikenal di Indonesia sebagai hasil kesepakatan komunitas akademik. Pengertian IPS dalam istilah asing lebih dikenal dengan nama Social Studies. Pengertian social studies yang paling berpengaruh hingga akhir abad ke-20 adalah definisi yang dikemukakan Edgar Wesley pada tahun 1937. Wesley mengatakan bahwa “Pendidikan IPS adalah ilmu sosial yang disederhanakan untuk tujuan-tujuan pedagogi.”[3] Di Indonesia, perkembangan social studies atau IPS tidak lepas dari peranan Profesor Muhamad Nu’man Somantriyang merumuskan definisi Pendidikan IPS yang disampaikan dalam forum Komunikasi II Himpunan Sarjana Pendidikan Ilmu-Ilmu Sosial Indonesia (HISPISI).

IPS di sekolah pada dasarnya bertujuan mempersiapkan peserta didik sebagai warga negara yang baik (good citizenship). Sebagai warga negara yang baik, peserta didik harus menguasai pengetahuan (knowledge), keterampilan (skills), sikap dan nilai (attitudedan values) yang dapat digunakan untuk memecahkan masalah pribadi maupun sosial serta dapat mengambil keputusan untuk berpartisipasi dalam kegiatan masyarakat di tingkat lokal, regional, maupun global.[2]

Version:1.0 StartHTML:000000249 EndHTML:000225014 StartFragment:000119116 EndFragment:000224946 StartSelection:000119245 EndSelection:000224940 SourceURL:https://wahidmahmudi.blogspot.com/2015/06/ringkasan-materi-ips-smp-kelas-7-sampai.html RINGKASAN MATERI IPS SMP KELAS 7 SAMPAI 9 | wahid mahmudi 1.        Letak  geografis dan astronomis IndonesiaLetak astronomis adalah letak suatu negara berdasarkan garis lintang dan garis bujur.Indonesia berada di antara 6o LU-11o LS dan 95o BT -141o BT.·         paling  utara (Pulau Weh) di NAD= 6o LU ·         paling selatan (Pulau Roti) di NTT = 11o LS. ·         paling barat ujung utara pulau sumatera  = 95o BT ·         paling Timurkota Merauke di Papua =141oBTLetak Geografis adalah letak suatu negara terhadap benua-benua dan samudra sekitarnya. Indonesia terletak diantara Benua Asia dan Benua Australia, serta di antara Samudra Pasifik dan Samudra Hindia
2.        Penyebab terjadinya perubahan musim dan menentukan bulan musim hujan dan musim kemarau di Indonesia.
Indonesia terletak diantara 2 benua.Hal ini menyebabbkan Indonesia memiliki 2 musim berganti setiap 6 bulan sekali.
ü  Oktober-April              : Musim Penghujan (Angin Muson Barat)o  Angin muson barat karena berasal dari samudra pasifik
ü  April-Oktober              : Musim kemarau (Angin Muson Timur)o  Angin ini bersifat kering karena berasal dari daratan Australia
3.      Unsur-unsur Lingkungan HidupLingkungan hidup adalah segala sesuatu yang berada di sekitar kita yang memberi tempat dan bahan untuk kehidupan. Komponen2 lingkungan dibagi menjadi 2 yaitu a)             Abiotik    : Makhluk tak hidup è Tanah, atmosfer, air, sinar matahari, bentang alam, batuan, iklim.
b)             Biotik      : Makhluk hidup è tumbuhan, hewan, manusia·      Produsen (tumbuhan)·      Konsumen (hewan, manusia)·      Pengurai (decomposer) bakteri, jamur, serangga.
4.      Pengaruh yang ditimbulkan oleh kebijakan pemerintah colonial diberbagai daerah
5.      Bentuk-bentuk perlawanan rakyat dalam menentang kolonialisme barat di berbagai daerah
6.      Arti kelangkaan dan factor terjadinya kelangkaan
Langka adalah alat pemenuhan kebutuhan yang tersedia tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan manusia.q Usaha manusia menagatasi kelangkaan sumberdaya:Ø MenghematnyaØ Membuat skala prioritasØ Mengganti dengan yang lain
Faktor tejadinya kelangkaan: Ø  Jumlah penduduk yang meningkatØ  Terbatasnya SDA, SDM, sumberdaya modalØ  Terbatasnya daya kewirausahaan (pengusaha)
7.      Kronologi proklamasi kemerdekaan Indonesia
7 Agustus 1945

Pembentukan PPKI – menandai pembubaran BPUPKI
9 Agustus 1945
Panglima Mandala Asia Tenggara, Mersekal Muda Terauci memanggil 3 tokoh Indonesia (angggota ppki): soekarno, Moh. Hatta, dr. Radjiman widyodiningrat ke dallat.
15 Agustus 1945

terdengar berita jepang telah menyerah kpd sekutu (oleh syahrir) ddan rapat golongan pemuda di Jakarta.

16 Agustus 1945

Terjadi peristiwa rengasdengklok dan perumusan naskah proklamasi di rumah laksamana muda maeda, jl imam bonjol no.1 Jakarta
17 Agustus 1945

Pagi harinya, 17 Agustus 1945, di kediaman Soekarno, Jalan Pegangsaan Timur.Acara dimulai pada pukul 10:00 dengan pembacaan proklamasi oleh Soekarno dan disambung pidato singkat tanpa teks. Kemudian bendera Merah Putih yang telah dijahit oleh Ibu Fatmawati dikibarkan, disusul dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya
8.      Jenis –jenis pranata sosialØ  Pranata KeluargaØ  Pranata AgamaØ  Pranata EkonomiØ  Pranata PendidikanØ  Pranata Politik
9.      Hubungan antara permintaan barang dan jasa dengan harga (Berbanding terbalik)
Permintaan: Apabila harga sutu barang naik, jumlah yang diminta konsumen berkurang dan sebaliknya.
1.      Faktor yang mempengaruhi permintaanØ  PendapatanØ  SeleraØ  Intensitas kebutuhan, dan gengsi
1.    Factor yang menentukan perubahan permintaan:Ø  Pendapatan KonsumenØ  Cita Rasa atau Selera KonsumenØ  Perkiraan Konsumen mengenai harga pada masa yang akan datangØ  Harga barang penggantiØ  Harga barang pelengkapØ  Jumlah konsumenØ  Intensitas Kebutuhan Konsumen
10.  Hubungan antara penawaran barang dan jasa dengan harga (Berbanding lurus)1)      Pengertian Penawaran 
memengaruhi penawaran penjual. Namun ketika merumuskan penawaran, cukup dengan menghubungkan harga dan jumlah barang dan jasa yang ditawarkan. Faktor-faktor selain harga dianggap tidak berubah (ceteris paribus).
2)      Faktor-faktor yang Memengaruhi Penawaran a.    Harga Barang itu Sendirib.    Harga Barang Penggantic.    Biaya Produksid.     Kemajuan Teknologi e.    Pajakf.     Perkiraan Harga di Masa Depan
3)      Macam-Macam Penawaran
a. Penawaran Individu
b . Penawaran Kolektif/pasar
4)       Hukum Penawaran
Hukum penawaran menunjukkan keterkaitan antara jumlah barang yang ditawarkan dengan tingkat harga. 

5)       Gejala diatropisme dan vulkanisme serta sebaran tipe gunung api.a.      Diastropisme                     : proses pembentukan relief muka bumi oleh tenaga endogen tanpa disertai aktivitas magma.
Epirogenese                      : proses diatropisme dalam daerah yang luasOregenese                                    : daerah yang tidak terlalu luas
Bentuk2 yang dihasilkan dari proses diatropisme:1)      Pegunungan lipatan – terbentuk karena gerakan mendatar kerak bumi pada lapisan endapan yang lentur atau elastica.      Jalur pegunangan lipatan (tumbukan lempeng samudra dan benua)b.      Dome basinDome              : pegunungan lipatan yang membulat, terbentuk kkarena tekanan mendatar yang mempunyai kekuatan datang pada waktu dan arah yang sama. Dome sangiranBasin               : cekungan yang membulat karena daerah disekitarnya terangkat naik
c.       Lipatan tunjamPegunungan lipatan yang garis porosnya menunjam membentuk sudut terhadap bidang datar.
d.      Lipatan kompleksBerbagai jenis lipatan yang terdapat pada sebuah jalur pegungan besar (geantiklin)2)      Pegunungan patahan (pegunungan dengan struktur geologi patahan (sesar)a.      Patahan normalb.      Patahan rebahc.       Sesar geserd.      Horst
b.      Vulkanisme — tenaga endogen yang disertai dangan gerakan magma menuju ke permukaan bumi3 tempat terjadinya vulkanisme:a.      Zona divergen (jalur rengkahan antar lempeng kerak bumi)b.      Zona konvergen (muncul pd jalur pertemuan antara 2 lempeng kerak bumi)c.       Tengah-tengah lempeng kerak bumi
6)       Perkembangan kehidupan pada zaman praksara dan peralatan kehidupan yang digunakan1.         Menurut geologia.      Arkaeozoikum (zaman tua)b.      Paleozoikum (primer)c.       Mesozoikum (sekunder)d.      Neozoikum1)      Tersier2)      Kuarter2.      Dilluvium3.      Alluvium (holosen)7)      Menurut alat yang digunakan:1)      Zaman Batu (lithikum)a.      Batu tua (palaeolithikum)b.      Batu tengah (mesolithikum)c.       Batu baru (Neolithikum)d.      Batu besar (megalithikum)2)      Zaman logama.      Zaman tembagab.      Zaman besic.       Zaman perunggu
8)      Menurut corak kehidupan

MasaCiri-ciriAlat yg digunakan
1. Berburu/meramu(food gathering)·      Nomaden·      Tergantung pd alamBatu kasar:Kapak genggam, mata panah, kapak perimbas
2. bermukim,berladang(food producing)·         Menetap sementra·         Menguasai alamBatu halus:Kapak lonjojng, beliung persegi
3. Bercocok tanam di sawah(food producing)·         Sudah menetap·         Mengenal perdaganganBatu halus:Mata panah
4. pertukangan (perundagian) ·         Kehidupan sosial yang lebih komplekLogam (perunggu)Kapak corong, nekara

Peninggalan megalithikum:1.        Menhir                 : tugu batu digunakan untuk menghormati roh nenek moyang2.        Punden berundak : terbuat dari batu berundak-undak untuk meletakan sesaji3.        Dolmen                 : meja batu yang digunakan untuk meletakan sesaji4.        Waruga                :kubur batu yang berbentuk kubus (keranda batu uk. Kecil)5.        Kubur batu            : tempat menyimpan mayat6.        Sarkofagus            : kubur batu yang berbentuk lesung (uk besar)7.        Arca batu              : patung yang menggambarkan binatang atau manusia yang biasanya disembah
9)      Bentuk2 interaksi sosial1)      Interaksi Sosial Asosiatif1)      Kerja SamaKerja sama adalah usaha bersama antara orang per orang atau kelompok manusia untuk mencapai tujuan bersama. Kerjasama dibagi menjadi 5 yaitu:1)      Kerukunan             :gotong royong2)      Bargaining                        :perjanjian pertukaran barang2 & jasa antara 2 organisasi 3)      Kooptasi                :penerimaan unsur2 baru4)      Koalisi                    :gabungn 2 badan/lebih yang memiliki tujuan sama5)      Joint venture         :kerjasama dalam pengusahaan proyek2 ttt.