7.Bahasa Indonesia

Pengertian Dan Tujuan Bahasa Indonesia Menurut Para ahli

Pengertian Dan Tujuan Bahasa Indonesia1. Pengertian Bahasa IndonesiaBelajar bahasa pada hakikatnya adalah belajar komunikasi. Pendidikan Bahasa Indonesia merupakan salah satu aspek penting yang perlu diajarkan kepada para siswa di sekolah. Maka mata pelajaran ini kemudian diberikan sejak masih di bangku SD karena dari situ diharapkan siswa mampu menguasai, memahami dan dapat mengimplementasikan keterampilan berbahasa. Seperti membaca, menyimak, menulis, dan berbicara. Permendiknas No. 22 Tahun 2006, Bahasa memiliki peran sentral dalam perkembangan intelektual, sosial, dan emosional peserta didik dan merupakan penunjang keberhasilan dalam mempelajari semua bidang studi. Pembelajaran bahasa diharapkan membantu peserta didik mengenal dirinya, budayanya, dan budaya orang lain, mengemukakan gagasan dan perasaan, berpartisipasi dalam masyarakat yang menggunakan bahasa tersebut, dan menemukan serta menggunakan kemampuan analitis dan imaginatif yang ada dalam dirinya.
Pembelajaran bahasa Indonesia diarahkan untuk meningkatkan kemampuan peserta didik untuk berkomunikasi dalam bahasa Indonesia dengan baik dan benar. Hal tersebut dilakukan baik secara lisan maupun tulis, serta menumbuhkan apresiasi terhadap hasil karya kesastraan manusia Indonesia. 
Standar kompetensi mata pelajaran bahasa Indonesia merupakan kualifikasi kemampuan minimal peserta didik yang menggambarkan penguasaan pengetahuan, keterampilan berbahasa, dan sikap positif terhadap bahasa dan sastra Indonesia. Standar kompetensi ini merupakan dasar bagi peserta didik untuk memahami dan merespon situasi lokal, regional, nasional, dan global. 
2. Pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah DasarPembelajaran bahasa Indonesia di SD dilaksanakan secara terpadu. Pembelajaran secara terpadu seharusnya dilaksanakan sesuai dengan cara anak memandang dan menghayati dunianya. Oleh karena itu dalam pembelajaran bahasa Indonesia diharapkan siswa dapat memahami secara rasional serta konsep-konsep yang terkait dengan pembelajaran bahasa Indonesia. 
Pembelajaran bahasa Indonesia merupakan mata pelajaran mendasar yang sudah diajarkan sejak TK sampai dengan perguruan tinggi. Bahasa Indonesia mempunyai peran penting dalam proses pembelajaran. Kurikulum bahasa Indonesia di SD mempunyai karakteristik: a. Menggunakan pendekatan komunikatif keterampilan proses, tematis integratif, dan lintas kurikulum.b. Mengutamakan variasi, kealamian, kebermaknaan fleksibelitas.c. Penggunaan metoded. Memberi peluang untuk menggunakan berbagai sumber belajar (Djuanda, 2006: 53).
Pelajaran bahasa Indonesia mulai dikenalkan di tingkat sekolah dasar sejak kelas 1 SD. Mata pelajaran bahasa Indonesia diberikan disemua jenjang pendidikan formal. Standar kompetensi mata pelajaran bahasa Indonesia bersumber pada hakikat pembelajaran bahasa yaitu belajar bahasa (belajar berkomunikasi) dan belajar sastra (belajar menghargai manusia dan nilai-nilai kemanusiaannya. Oleh karena itu, pembelajaran bahasa Indonesia mengupayakan peningkatan kemampuan siswa untuk berkomunikasi secara lisan dan tertulis serta menghargai karya cipta bangsa Indonesia (Hartati, 2003).
Berdasarkan pendapat tersebut dapat disimpulkan bahwa pembelajaran bahasa Indonesia di SD adalah pembelajaran yang dilaksanakan secara terpadu. Selain itu juga diarahkan untuk meningkatkan kemampuan berkomunikasi peserta didik.
3. Pedoman Pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar Mengacu pada Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 tentang standar isi, secara garis besar pembelajaran bahasa Indonesia di Sekolah Dasar diarahkan untuk meningkatkan kemampuan peserta didik untuk berkomunikasi dalam bahasa Indonesia dengan baik dan benar, baik secara lisan maupun tulis, serta menumbuhkan apresiasi terhadap hasil karya kesastraan manusia Indonesia. Ruang lingkup mata pelajaran bahasa Indonesia di Sekolah Dasar mencakup komponen kemampuan berbahasa dan yang meliputi aspek mendengarkan, berbicara, membaca, dan menulis. 
Bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional diajarkan pada setiap jenjang sekolah mulai dari jenjang sekolah dasar, menengah, sampai ke perguruan tinggi. Oleh sebab itu, pembelajaran bahasa di Sekolah Dasar memiliki nilai strategis. Pada jenjang inilah pertama kalinya pembelajaran bahasa Indonesia dilaksanakan secara berencana dan terarah. Langkah awal yang harus dilalui oleh guru sebelum merencanakan dan melaksanakan pembelajaran bahasa Indonesia di Sekolah Dasar adalah memahami benar-benar pedoman petunjuk atau karakteristik mata pelajaran bahasa Indonesia. Pedoman pelaksanaan tersebut bersumber pada Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP), Silabus, RPP, Progam Tahunan, program Semester, Kalender Pendidikan, Jadwal Pelajaran, serta perangkat lain yang wajib dipersiapkan oleh guru. Dalam KTSP, mata pelajaran bahasa Indonesia tertera 6 jam pelajaran untuk setiap minggunya. Pengaturan jadwalnya secara otonomi diserahkan sepenuhnya kepada sekolah masing-masing.

Version:1.0 StartHTML:000000260 EndHTML:000119644 StartFragment:000016979 EndFragment:000119486 StartSelection:000017119 EndSelection:000119473 SourceURL:https://materibahasaindonesia7-9.blogspot.com/2015/03/materi-materi-bahasa-indonesia-kelas-7.html Materi B.Indonesia dari kelas 7,8,9 SMP/Mts: MATERI-MATERI BAHASA INDONESIA KELAS 7-9 SMP 1)   KD. Menulis buku harian dengan memperhatikan cara penggunaan & bahasa ekspresif-         Dalam halaman buku harian terdapat : Waktu, dan tempat kejadian Uraian peristiwa / isi dengan bahasa ekspresif Nama jelas / jati diri-         Bahasa Ekspresif adalah Bahasa yang menghidupkan suasana cerita-         Buku harian adalah buku yang mencatatat pengalaman pribadi / peristiwa penting yang bersifat pribadi / rahasia-         Pengalaman pribadi adalah hal yang pernah terjadi yang bersifat pribadi / rahasia / penting / terkenang-         Manfaat buku harian yaitu untuk mengenang peristiwa yang pernah terjadi & menjadi reverensi menulis buku-         Cara menulis buku harian 😮   Menggunakan bahasa ekspresifo   Tidak usah mengulang banyak kata2) KD. Menulis Surat pribadi dengan memperhatikan kompetensi, isi, & Bahasa-         Surat menurut bentuknya dibagi 2 yaitu surat pribadi & surat dinas-         Surat pribadi ditujukan untuk teman , saudara , keluarga , dll-         Surat dinas adalah surat yang bersifat resmi yang dikeluarkan oleh lembaga atau dinas-         Sistimatika ( Bag. Surat) =      Pembuka : a.       Tempat & tanggal surat – Paling atas sebelah kananb.      Alamat surat – ada dibawah TTSc.       Salam pembuka – ditulis diatas isi pokok      Isi : Berisi pesan yang ingin disampaikan pengirim kepada penerima surat      Penutup :a.       Salam pentup – ditulis di bawah isi pokokb.      TTD pengirim – tanda terima penulis suratc.       Nama jelas pengirim – merupakan identitas pengirim-         Surat pribadi dibagi 2 yaitu surat pribadi perorangan dan surat pribadi resmi-         SP. Perorangan ditujukan kepada teman, sahabat dan menggunakan bahasa sehari-hari , atau bahasa popular / tidak baku-         SP. Resmi biasanya kita kirim kepada lembaga, sekolah, atau guru menggunakan bahasa resmi, yang baku dan formal-         Yang harus diperhatikan jika mengerjakan soal tentang ini dalah bahasanya dan sistimatika penulisannya .-         Perhatikan ! Dilarang menggati nama kota dengan istilah “DI TEMPAT” –         Perhatikan ! Jika ingin menulis paragraph yang menjorok tidak boleh dilongkap 1 baris . Tetapi jika membuat barisan lurus harus dilongkap 1 baris-         Isi minimal terdiri 3 paragraf yaitu Paragraf pembuka , Pargraf pokok inti , paragraph penutup-         Harus memperhatikan EYD (tanda baca , huruf Kapital , Spasi) & tata letak (berurutan)3)  KD. Menentukan Hal yang menarik dari dongeng-         Dongeng merupakan sarana hiburan-         Unsur Intrinsic dongeng :a.       Mengandung unsure pendidikanb.      Tokohnyac.       Latar (Tempat , Waktu , Suasana)d.      Alur ceritae.       Tema-         Dongeng terdiri dari :a.       Konflikb.      Pertikaianc.       Klimaks / masalahd.      Penyelesaiane.       Akhir4) KD. Menunjukan Relevansi isi dongeng dengan situasi saat ini-         Relevansi artinya kaitan / hubungan-         Tujuannya untuk menemukan unsure – unsure pendidikan dalam dongeng , dan untuk menunjukkan relevansi isi dongeng dengan jaman sekarang5) KD. Menentukan makna kata dalam kamus secara cepat & tepat-         Perhatikan hal – hal berikut :a.       Diurutkan secara alfabetisb.      Kamus menggunakan kata dasar bukan kata jadianc.       Di dalam kamus terdapat kata sebagai petunjuk pencariand.      Mencari huruf pertama dulu, yang diikuti suku kata berikutnya . Penulisan kata dipisah sesuai suku katanyae.       Penjelasan arti kata yang maknanya lebih dari satu perbedaannya akan dinomorif.       Setiap kata sesuai konteks keperluannya diberi label kelas katag.      Perbedaan huruf6) KD.  Menyampaikan pengumuman dengan intonasi yang tepat-         Intonasi adalah tinggi rendah, cepat lambatnya, dan pelafalan suara-         Funsi intonasi menyampaikan informasi kepada halayak ramai7) KD. Menyampaikan pengumuman dengan informasi yang tepat & kata kata yang lugas-         Fungsinya menyampaikan informasi kepada public / halayah ramai-         Bedanya :a.       Informasi yang disampaikan b.      Bahasa yang digunakanv  Formal : baku – lugas – logis – tersusunv  Informal : sederhana – popular-         Baku artinya standar, sesuai ukuran-         Lugas artinya berkenaan yang perlu saja, sederhana-         Logis artinya masuk akal-         Tersusun maksudnya berurutan, tata letak katanya tepat-         Bahasa popular artinya bahasa sehri – hari-         Resmi :a.       Kop-lembaga-alamat-logob.      Judul :                                                                                   ·          Perihal                                                                                   ·          Nomor/No.Urut/Sandi/tahun                                                                                   ·          Pembuka “Dengan ini kami……                                                                                   ·          Isi = Sasaran , Waktu , Tempat                                                                                   ·          Penutup “Demikian” , “Sekian” , dll …                                                                                   ·          Titimangsa                                                                                   ·          Nama Jelas / Jabatan8) KD. Menggunakan kata berdenotasi & berkonotasi-         Denotasi adalah kata yang memiliki makna sesungguhnya yang disesuaikan didalam kamus-         Konotasi adalah kata yang merupakan makna tambahan / makna kiasan dari denotasi-         Denotasi dibagi 2 konotasi positif (K+) dan Konotasi negatif (K-)-         Konotasi positif adalah makna kata denotasi yang berintonasi halus atau disebut AMELIORASI–         Konotasi negatif adalah makna kata denotasi yang berintintonasi kasar atau PEYORASI–         Frase adalah kelompok kata (con: warta berita = informasi/kabar-         Polisemi adalah kata yang memiliki banyak arti atau makna lebih dari 19) KD. Menggunakan Kalimat Berita / Kalimat Deklaratif-         Kalimat yang isinya menyampaikan informasi & berintonasi netral & diakhiri dengan tanda titik-         Menurut penggunaannya dibagi menjadi kalimat berita positif dan kalimat berita negative-         Kalimat berita positif yaitu kalimat berita yang sudah pasti kebenarannya-         Kalimat berita negative yaitu kalimat berita yang masih belum jelas kepastiannya-         Ciri – cirri kalimat berita negative yaitu terdapat kata tak, tidak, dan belum10) KD. Mengomentari cerita anak-         Hal – hal yang  bisa di komentari :a.       Isi cerita (Unsur Intrinsik)b.      Judulc.       Bahasa yang digunakand.      Diksi / pilihan kata (yang komunikatif dan menarik)e.       Runtutan katanya-         Kita harus menulis identitas bukunya terlebih dahulu yaitu :a.       Nama Bukub.      Penulisc.       Waktu terbitd.      Nama penerbite.       Kota terbitf.       Jumlah halaman (jika ada)11) KD. Pantun-         Ciri pantun :a.       1 bait terdiri dari 4 barisb.      Bersajak abab / aaaa (rima)c.       1 baris/larik terdiri dari 8 – 12 suku katad.      Baris 1-2 termasuk sampiran , sedangkan baris 3-4 termasuk isi-         Pantun termasuk kedalam karya sastra berbentuk puisi karena berbentuk bait . Sebab prosa berbentuk paragraph-         Pantun termasuk puisi lama yang masih popular-         Jenis Pantun :a.       Nasehatb.      JenakaDll…….12) KD. Membaca Indah PuisiAgar kita bias membaca puisi dengan indah, kita harus :-         Memahami is puisi apa saja hal yang ingin disampaikan pengarang kepada pembaca . Kita tidak perlu mengikuti gaya si penulis saat membacakan puisinya tetapi kita bias menggunakan gaya kita sendiri dan karakter pembaca .-         Mengetahui ekspresi dari puisi tersebut apa ekspresi yang harus kita munculkan saat membaca puisiCara Pembacaan Puisi :-         Musikalisasi-         Membawa teks-         DeklaratifPuisi : Merupakan bentuk karya sastra yang berbentuk bait . Puisi adalah suatu bentuk karya sastra yang berbait, bersajak, dan berirama . Puisi merupakan ungkapan perasaan pikiran dan suasana btin penyair . Pengungkapannya menggunakan bahasa yang indah dan dengan kejujuran hati . Membaca puisi perlu menelaah dengan baik agar dapat memahaimi isinya . Membaca puisi merupakan salah satu kegiatan seni baca berirama yang menimbulkan keindahan, keharuan, pemahaman & penghayatan isi puisi untuk menimbulkan keindahn, keharuan, pemahaman, & penghayatan . Isi puisi harus dibaca dengan irama, volume suara, mimic, & kinestika yang benar (Yang sesuai dengan isi puisi yang dibacakan) Irama dapat diciptakan dengan jeda, intonasi, dan penekanan . Oleh karena itu, sebelum kita membaca puisi kita dapat membubuhkan :1.      Tanda Jeda/ = artinya berhenti sebentar untuk mrnyatakan satuan frase (kelompok kata)! = artinya berhenti agak lama untuk menyatakan satuan makna  kalimat// = berhenti lama untuk menyatakan satuan makna gaasan / bait2.      Tanda Intonasi↗ = Intonasi Naik→  = Intonasi Datar↘ = Intonasi Naik3.      Tanda Tekanan⋯⋯⋯ = Pemberian pada kata penting⎻⎻⎻⎻⎻ = Pemberian pada kata yang sangat pentingVolume Suara  ⇨ Kejelasan  Pembacaan puisi secara pengucapannya harus jelas, nyaring, dan lantang .Mimik   ⇨ Ekspresi Wajah  Mimik merupakan perubahan raut wajah yang terlihat ketika pembacaan bagian – bagian puisi .Kinestik/Kinestika ⇨ Ekspresi Tubuh / Gesture  Akan terlihat dengan gerakan tangan, dan badan seperti kepalan tangan, acungan jari, dada membusung, dan sikap saat membacakan puisi .
 Sebelum kita membacakan puisi kita harus memahami isi puisi . Saat membacakan, kita harus bias menjiwai puisi tersebut . Agar pendengar bisa merasakan apa yang disampaikan oleh penulis melalui puisi tersebut . Tetapi dalam pembacaan kita tidak perlu mengikuti gaya sang penulis dalam membacakan puisinya . Kita membacanya dengan peraturan diatas dan sesuai karakter kita masing – masing . Dalam membaca puisi kita juga harus Lantang, nyaring, dan jelas, ekspresif, menerapkan gesture yang tepat dan baik, Tenang, PD, dan tidak gugup .13) KD. Menulis Pesan Singkat / MemoMenggunakan kalimat singkat :-         Padat-         Singkat-         Jelas-         Fokus/Tepat/TerarahKata Ganti : Untuk menggantikan suatu benda.-         Orang-         Milik / Kepunyaan-         Tanya-         Penghubung-         Tunjuk-         dll.